
Puji Tuhan, Alhamdulilah, Haleluyah...!

Scott Weiland akhirnya diberi pencerahan sama Tuhan untuk kembali ke jalan yg benar! Sejak 1 april lalu Scott resmi keluar dari band gak jelas Velvet Revolver itu dan kembali ke band asalnya, STP. Dan STP akan mengadakan konser 65 kota di Amerika yg akan dimulai pada 17 Mei mendatang.
Sebagai pembuka, mereka mengadakan private show di Harry Houdini Estate, Los Angeles, 7 April lalu. Ya seharusnya dari dulu mah gak usah gabung sama musisi2 clasic rock itu. Chemical-nya gak dapet baget, walaupun masih mending daripada Audioslave sich. Kabarnya alasan Scott cabut dari VR karena emang dia sudah gak betah di band itu, lalu ngasih statment mendadak di panggung kalo itu adalah show terakhir mereka yg kontan membuat personel lainya naik pitam. Ya iyalah, sapa juga yg betah ngeband sama musisi2 jadul itu...;

Tapi mengikuti perjalanan bermusik Scott Weiland bersama personil STP lainya seperti dua DeLeo bersaudara Robert (bass), Dean (guitar) dan Eric Kretz (drum) memang sangat unik. Berbeda dari 4 band grunge terbesar lainya yg berasal dari Seattle, STP berasal dari San Diego, California. Mungkin itu yg membuat musik mereka lebih alternative, dinamis & memiliki perkembangan musik yg lebih luas daripada band2 seangkatanya. Scott seringkali bersitegang dgn personel STP lainya karena masalah kecanduanya dgn drugs. Sempat dulu dia rehab lalu dikeluarkan dari STP. Kemudian personil STP lainya menggamit vokalis baru "Dave Coutts" dgn membuat band bernama Talk Show. Sayang tidak sukses. Setelah Scott selesai rehab, dia sempat merilis album solo. Kemudian lama setelah itu, tahun 1999 mereka bergabung lagi dan merilis album baru "No. 4". Berlanjut album "Shangri_La Dee Da" dan album the best "Thank You" yg mengakhiri perjalanan mereka (untuk sementara). Kemudian Scott membentuk band baru Velvet Revolver bersama ex-personil Guuns N' Roses dan personil STP lainya membentuk band baru "Army of Anyone" dgn Richard Patrick vokalis band industrial rock "Filter". Sayang AoA juga kurang sukses. Padahal dgn nama besar seperti Richard dari Filter terdengar sangat menjanjikan. Tapi mungkin chemicalnya aja yg gak cocok. Dan bukanya personil STP nggak ok. Mereka terbukti memiliki musikalitas yg tinggi, tapi mungkin mereka memang sudah ditakdirkan utuk bersama Scott biar bisa pas. Setelah selesai tur, STP akan masuk studio utuk merilis album come back mereka. Ok, kita tunggu saja bagaimana kiprah mereka selanjutnya. Sejelek-jeleknya STP mah, tetep bagus!